Selasa, 21 Oktober 2014

Penyebab Wanita Lebih Rentan Terserang Osteoporosis

Penyebab Wanita Lebih Rentan Terserang Osteoporosis OSTEOPOROSIS adalah kondisi di mana bagian tulang menjadi lemah sehingga meningkatkan risiko patah tulang. Meskipun penyakit tulang dapat mempengaruhi siapa saja, namun perempuan berisiko lebih tinggi, terutama setelah berusia di atas 50 tahun.

Namun demikian, dokter juga telah memperingatkan bahwa laki-laki mungkin sama berisikonya dengan perempuan dalam masalah tulang. Hal ini terutama karena kurangnya perhatian laki-laki terhadap kesehatan tulang.

Khusus untuk perempuan, berikut adalah beberapa alasan mengapa jenis kelamin perempuan lebih rentan terhadap penyakit tulang, sebagaimana dilansir Zeenews, Selasa (21/10/2014).

Menopause
Fase ini dapat meningkatkan risiko wanita terkena penyakit tulang seiring dengan berkurangnya hormon estrogen, yaitu salah satu faktor kunci dalam mempertahankan massa tulang. Makan makanan yang kaya kalsium, vitamin D, dan melakukan latihan beban secara teratur dapat mengurangi risiko osteoporosis.

Struktur tulang
Tidak seperti laki-laki, perempuan memiliki massa tulang 30 persen lebih sedikit yang membuat mereka rentan terhadap osteoporosis. Selain itu, perempuan yang memiliki tulang kecil diyakini berisiko lebih besar terkena penyakit tulang daripada perempuan yang memiliki berat badan dan postur yang lebih besar.

Umur
Massa tulang mulai menurun secara alami dengan pertambahan usia setelah kepadatan dan kekuatan tulang maksimal tercapai. Puncak massa tulang tercapai pada sekitar usia 25 sampai 30 tahun. Wanita di atas usia 50 memiliki risiko terbesar terkena osteoporosis.

Perempuan yang bermasa ringan dengan struktur tulang lebih tipis dan usia harapan hidup lebih lama juga berpotensi besar menderita osteoporosis. Namun demikian, baik pria maupun wanita dapat mengalami kehilangan massa tulang pada tingkat yang sama setelah mencapai 65 sampai 70 tahun.

Sumber

0 komentar:

Posting Komentar